Ngobrolin PCOS: Masalah Cewek Yang Jarang Dibahas Tapi Nyata

Hai Sisters! Pernah denger PCOS sebelumnya? Yuk mengenal lebih lanjut si PCOS ini! 





Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) atau sindrom polikistik ovarium adalah kelainan hormonal yang paling sering terjadi pada wanita remaja dan wanita usia subur di dunia dan kondisi kompleks yang didiagnosis dengan adanya dua dari tiga kriteria berikut: kelebihan kadar hormon androgen, gangguan ovulasi, dan gambaran sel telur yang berbentuk kista-kista kecil.

Kenapa ini bisa terjadi?

Penyebab pastinya belum diketahuin banget, tapi ada hubungannya sama:

  1. Kadar Insulin: Insulin itu hormon yang bantu nurunin gula darah. Nah, kadang badan jadi kurang sensitif sama insulin, jadi insulinnya harus diproduksi lebih banyak. Akibatnya, hormon cowok jadi ikut-ikutan naik. 
  2. Keturunan: Kalau di keluarga ada yang punya PCOS, kemungkinan kamu kena juga jadi lebih tinggi. 
  3. Peradangan: Badan yang gampang meradang juga bisa bikin hormon jadi nggak seimbang. 
  4. Gaya hidup: Kurang gerak, sering duduk, pola tidur berantakan, dan banyak makan makanan manis atau berlemak juga bisa jadi pemicu. 

Terus, apa aja sih efeknya? 

  1. Mens nggak teratur: Kadang telat, kadang nggak datang sama sekali. Siklus menstruasi bisa lebih dari 35 hari sekali atau malah kurang dari 8 kali dalam setahun. Bahkan, ada yang nggak mens sama sekali.
  2. Jerawat dan rambut berlebihan: Hormon cowok yang naik bisa bikin jerawat banyak dan rambut tumbuh di tempat yang nggak seharusnya (misalnya di wajah, dagu, dada, atau punggung).
  3.  Rambut rontok atau menipis: Kebalikan dari tumbuh rambut berlebih di tempat yang nggak diinginkan, rambut di kepala malah bisa rontok dan menipis. 
  4. Kulit jadi gelap: Muncul bercak-bercak gelap di lipatan leher, ketiak, atau selangkangan. 
  5. Berat badan naik: Susah nurunin berat badan atau malah berat badan naik terus.
  6. Perubahan suasana hati: Jadi gampang moody, sedih, atau cemas. Bahkan gangguan makan juga bisa terjadi.
  7. Muncul skin tag: Benjolan kecil di kulit, biasanya di ketiak atau leher.
  8. Susah hamil: Karena sel telur jadi jarang atau nggak keluar sama sekali

Apa Ciri-Ciri PCOS pada Wanita?

Setiap wanita bisa mengalami gejala PCOS yang berbeda-beda, mulai dari yang ringan hingga berat. Beberapa wanita bahkan bisa saja tidak mengalami gejala sama sekali sampai akhirnya kesulitan untuk hamil.

Namun, secara umum berikut ciri-ciri dari PCOS: 

  • Siklus menstruasi tidak teratur
  • Periode menstruasi berlangsung singkat
  • Tumbuh rambut berlebihi 
  • Kulit berjerawat
  • Bercak kulit gelap
  • Penambahan berat badan
  • Kesulitan hamil

Jadi, gimana ya biar nggak parah?

  • Menjaga makan: Kurangi makanan manis dan karbohidrat olahan, perbanyak sayur, buah, dan protein. 
  • Olahraga: Biar badan lebih sensitif sama insulin dan hormon jadi lebih seimbang.
  • Tidur cukup: Istirahat yang cukup juga penting buat hormon. 
  • Kelola stres: Stres bisa bikin hormon makin nggak karuan, jadi coba cari cara buat rileks, misalnya dengan yoga atau meditasi. 


Nah itu dia sedikit banyaknya mengenai PCOS sisters! Eits, tapi mimin Nona Sehat ingetin ya jangan Self Diagnose kalau dirasa ada yang kurang beres boleh langsung cuss ke dokter yaa! 

Terimakasih sudah membaca sampai selesai, semoga tulisan ini bermanfaat dan bisa jadi inspirasi buat kamu semua. Sampai jumpa di postingan selanjutnya— keep shining!




Komentar

Posting Komentar